Salah satu kegiatan pembiasaan di MTs.
Tarbiyatut Tholabah adalah sholat Dhuha berjamaah. Meskipun hanya
dilakukan satu kali dalam seminggu, harapannya siswa memahami tujuan dan
arti penting sholat Dhuha.
Sholat Dhuha berjamaah dilakukan setiap Sabtu pagi. Secara bergantian,
siswa (putra) akan sholat Dhuha berjamaah ketika siswi (putri)
mengadakan upacara bendera. Begitu sebaliknya.
Nilai plus dari sholat Dhuha berjamaah ini adalah adanya kultum yang
disampaikan oleh Ustadz/ah MTs. Tarbiyatut Tholabah sehabis sholat.
Seperti yang terjadi Sabtu terakhir menjelang pelaksanaan Ujian Akhir
Semester. Tepatnya tanggal 28 Mei 2011, ustadz Irfan Utsman, S. Pd.I
mendapatkan jadual menyampaikan kultum.
Dihadapan siswa MTs. Ustadz Irfan menyampaikan arti penting melakukan sholat dhuha. Dijelaskan oleh beliau bahwa sholat Dhuha merupakan ekspresi terima kasih manusia pada Allah SWT atas nikmat sehat yang diberikan kepada setiap sendi-sendi tubuh.
Dihadapan siswa MTs. Ustadz Irfan menyampaikan arti penting melakukan sholat dhuha. Dijelaskan oleh beliau bahwa sholat Dhuha merupakan ekspresi terima kasih manusia pada Allah SWT atas nikmat sehat yang diberikan kepada setiap sendi-sendi tubuh.
Dalam sebuah hadist, Rasullullah SAW mengungkapkan bahwa pada setiap
manusia diciptakan 360 sendi dan seharusnya orang yang bersangkutan
bersedekah untuk setiap sendinya. Mendengar ungkapan Rasulallah, para
sahabat kemudian bertanya bagaimana caranya. Kemudian Rasulallah
menjawab "Diantaranya dengan sholat Dhuha 2 rakaat."
Ketika dihubungi reporter SERAT, Ustadz Zainal Muttaqin, PKM Kesiswaan,
menjelaskan alasan madrasah mengadakan sholat Dhuha berjamaah.
Menurutnya, kegiatan sholat Dhuha berjamaah mempunya banyak nilai
positif. Sebagai lembaga pendidikan yang berbasis pondok pesantren,
MTs. Tarbiyatut Tholabah tidak hanya menanamkan nilai-nilai nasionalisme
dengan mengadakan upacaya bendera, tapi juga menumbuhkan nilai-nilai
religiusitas dalam diri siswa dengan membiasakan diri sholat Dhuha
berjamaah.
"Dan, kultum yang disampaikan oleh para asaatidz akan menjadi siraman
rohani yang bisa memberikan kekuatan batin kepada siswa sehingga makin
termotifasi dalam menuntut ilmu," jelasnya penuh semangat.

Posting Komentar